Selasa, 02 Juni 2015

Kuliner Khas Wonosobo

1. Carica

Carica Syrup Merupakan Manisan Buah Papaya Gunung Khas Dieng Wonosobo. Memiliki Rasa Yang Khas Dan Unik. Sekilas Merupakan Perpaduan Aneka Buah Dalam Satu Gigitan. Carica Syrup Di Proses Secara Higienis Melalui Beberapa Tahap Sterilisasi Dan Vacum Processing Membuat Produk Carica Ini Tahan Lama Meskipun Tanpa Menggunakan Bahan Pengawet.

MANFAAT & KANDUNGAN GIZI
Kandungan Serat Alaminya Sangat Bagus Dan Bermanfaat Untuk Tubuh Yang Meliputi : Karotien, Vitamin C Dan Flatonoid Sebagai Zat Anti Kanker, Enzim Papain Yang Mampu Memecah Serat Makanan Sisa Dan Memudahkan BAB, Enzim Caricaksantin Sebagai Penghambat Pembentukan Violaksantin Empedu (Sifat Asam), Enzim Khimopapain Untuk Mengatasi Sakit Nyeri Pada Punggung, Glicopeptidase B Dan Lisosim, Kalium Dan Magnesium Meniral Yang Sangat Dibutuhkan Oleh Tubuh

2. Mie Ongklok

Mie Ongklok merupakan makanan khas Dieng. Wujudnya hampir menyerupai mie ayam. Bedanya, komposisi Mie Ongklok tidak ada daging ayamnya, yang unik dari jenis mie yang satu ini adalah bumbu kuahnya yang beda dari jenis mie-mie lain. Kuah Mie Ongklok terbuat dari Tepung Aci (Tepung yang diperoleh dari ekstraksi Singkong) yang diberi bumbu lazimnya Mie Ayam. Bagi yang lidahnya cocok rasa Mie Ongklok gurih, apalagi perpaduan dengan sayur Kubis khas Dieng yang manis, tahu kuning yang kenyal menambah rasa gurih Mie Ongklok. Sambal hijau yang ekstra pedas sangat cocok untuk dipadukan dengan Mie Ongklok ini. Cocok untuk disantap di tengah dinginnya malam suasana Dieng. Bagi anda yang ke Dieng, harus mencoba jenis Mie yang satu ini.

3.Tempe Kemul

Kalau banyumas punya tempe mendoan, Wonosobo punya Tempe Kemul. Tempe kemul dari tampilan fisiknya, terlihat tepungnya yang mendominasi.
Biasanya adonan tepung terigunya akan menyelimuti seluruh bagian tempe yang digoreng dan melebar ke samping. Warnanyapun biasanya sedikit kuning, karena memang menggunakan kunyit. Tidak seperti mendoan yang lembek, tempe kemul terasa lebih renyah karena banyak tepungnya.

Bila pergi ke Wonosobo atau melintasi jalan raya di wilayah Wonosobo. Kita akan mudah menemukan tempe kemul di warung-warung pinggir jalan, warung bakso, warung mie ongklok, warung mie ayam dan lainnya. Karena memang tempe kemul sangat digemari oleh masyarakat Wonosobo. Bagaimana dengan kamu, mau?

4. Kacang Dieng


kacang dieng sering kali di sebut juga kacang  bandung tapi yang tidak lazim kacang dieng di sebut di daerah asalnya dengan istilah kacang babi (kaya binatang ajaya) yah tapi sudah lazim di telinga penduduk lokal terutaa daerah dataran tinggi dieng dan wonosobo,

Kacang babi (kacang dieng) berasal dari tumbuh-tumbuhan sejenis kacang-kacngan yang hanya tumbuh dengan baik di dataran tinggi dieng, kacang ini memiliki bentuk yang unik, tidak seperti jenis kacang-kacangan lain. Bentuknya besar dan melebar dengan congor ditengah yang berwarna hitam.

Soal rasa boleh dicoba, karena lidah tak pernah bohong (Ungkapan ini tak hanya berlaku untuk salah satu iklan produk makanan di TV, tapi juga berlaku untuk kacang dieng). kacang babi (kacang dieng) termasuk jenis kuliner / makanan ringan yang terkenal akan kelezatanya, rasanya yang gurih juga mengandung nilai gizi tinggi.

Pantas saja jika Kacang babi (kacang dieng) menjadi primadona di kalangan wisatawan, disamping harganya yang terjangkau kacang babi (Kacang Dieng) cocok untuk oleh-oleh atau sekedar untuk cemilan di perjalanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar